Cara merobah dryer listrik ke gas lpg

Pada umumnya dryer pabrikan yg berkapasitas di bawah 7 kg menggunakan listrik sebagai sumber panas. karena sasaran pasar mereka adalah utk rumah tangga. mereka yg bergerak di usaha laundry kiloan tentulah sangat berat utk utk menggunakana jenis dryer ini, mengingat daya listriknya mencapai 2200 watt. untuk menyiasatinya kita bisa merobah sumber panas tsb dg menggunakan gas, berikut langkah2nya.;
sparepart yg di butuhkan
1.tranformer 220 volt ke 15.000 volt
2.selenoid gas 1/8 inchi
3.kepala kompor gas ( yg menggunakan sepuyer)
4.timer (merk omron H3B)
5.busi motor 2 bh (yg sudah di modivikasi)
6.besi pipa diameter 9 cm ketebalan min 5mm
fungsi dari masing2 sparepart
-transformer berfungsi untuk pemancig gas agar menyala, prinsip kerjanya adalah merobah listrik 220v menjadi lisrik 15.000v, keluran lisrik 15.000v di salur kan ke 2 buah busi motor yg sudah di modif, di ujung busi akan ter jadi percikan listrik (seperti percikan busi pada motor), ujung dari busi di taro pada ujung kompor.
-selenoid gas, berfungsi sebagai kran pembuka dan penutup gas secara otomatis cara kerjanya, jika dikasih setrum maka kran akan terbuka alias gas keluar dan jika tidak ada setrum gas akan mati atau tertutup
-kepala kompor gas berfungsi sebagai pengembur api (gunakan yg pake sepuyer agar dorongan panasnya lebih besar)
-timer berfungsi sebagai pemutus arus pada transformer , secara percikan listrik busi yg kita butuhkan tidak lebih dari 5 detik , hanya untuk pemancing nyala awal pada kompor.
-besi pipa -> sebagai cerobong api dan cerobong penyaluran hawa panas ke dalam drum dryer.


cara pemasangan


#pertama kita bongkar dulu bagian belakang dryer yg akan kita modivikasi, disana kita akan menemukan elemen pemanas ( biasanya menyerupai gulungan kawat sepetri per atau menyerupai batangan pipa berdiameter < 5 mm. ) cabut kabel yang terhubung dg elemen ini. ( kabel ini yg nantinya kita gunakan)
#bikin cerobong dari pipa D 9 cm sedemikian rupa , gunakan jalur masuk udara panas ke drum mesin menyerupai desain awal pabrikkan, yang mana ujung pipa yg satunya utuk tempat kepala kompor,
#bikin dudukan busi pada kepala kompor ( jg sampai goyang,) dan bikin dudukan kepala kompor pada pipa D 9 cm.
#pasang selenoid pada pangkal kompor, ( jangan sampai bocor)

setelah alat2 tersebut terpasang dg baik, sekarang tinggal menyambung kabel.
* kabel yg kita copot pada elemen tadi kita paralel menjadi dua, yg pertama kita sambungkan langsung pada selenoid gas, yg kedua kita sambungkan pada timer*. keluaran pada timer di sambungkan ke transformer , keluar dari taransformer di teruskan ke busi, ( STEL TIMER 5 detik saja).


dyer listrik 2200 watt, sudah berubah menjadi dryer gas yg hanya butuh listrik < dari 200 watt


jika kita mengikuti langkah dg benar maka dryer gas akan berfungsi dg baik, level panas yg di inginkan akan mengikuti stelan pabrikan ( pada panel dryer},
PERINGATAN
1. perlu di waspadai kabel yg keluar dari transformer menuju busi sama sekali tidak boleh nempel pada bodi mesin, jangan sesekali di pegang dalam ke adaan menyala walapun menggunakan tespen), ujung busi pun tidak bokeh nempel pada pipa cerubong atau kepala kompor, karena arus yg mengalir tegangan tinggi

2. pastikan jalur hawa panas yg di hasil kan gas melewati termostat (termo disc). jika tidak , maka hawa pana s di dalam drum akan terlalu tinggi , bisa menyebabkan kain kosong, ( termo stat berfungsi untuk menyalurkan dan memutuskan arus, arus akan putus jika hawa panas yg di butuhkan telah dtercukupi, kalo arus putus otomatis kompor akan mati, dan kalo hawa panas kurang otomatis kompor akan nyala lgi dg sendirinya.

Sabun cair

Sabun cair merupakan salah satu produk kebutuhan rumah tangga yang sangat strategis, karena disamping fungsi dan kegunaannya. Produk ini juga dirasakan memiliki nilai lebih yaitu praktis dan ekonomis. Untuk mengawali membuat sabun caircukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi masing-masing bahan sabun cairdan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa menghasilkan lebih dari 30 litersabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.
Pada umumnya sabun cair mengandung bahan-bahan sebagai berikut:
a. Texapon 10%
b. Sodium sulfat secukupnya
c. Camperlan secukupnya
d. Asam sitrid 1%
e. EDTA 0,1%
f. Parfum secukupnya
g. Propilin glikol secukupnya
h. Pewarna secukupnya
i. Air
Peralatan yang dibutuhkan: Ember, Gelas ukur dan pengaduk kayu
Cara membuat:
1. Texapon + sodim sulfat diaduk rata sampai memutih
2. (1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
3. (2) + masukkan camperlan aduk rata
4. (3) + sisa (20-30)% air dimasukkan sedikit demi sedikit
5. (4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
6. (5) + pewarna secukupnya aduk rata
7. (6) + parfum secukupnya
8. Siap dikemas
Catatan:
• Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500 ml sabun cair.
• Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )

Analisis

Bahan Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS). Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair. Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.Sabun cair merupakan salah satu produk kebutuhan rumah tangga yang sangat strategis, karena disamping fungsi dan kegunaannya. Produk ini juga dirasakan memiliki nilai lebih yaitu praktis dan ekonomis. Untuk mengawali membuat sabun cair cukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi masing-masing bahan sabun cair dan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa menghasilkan lebih dari 30 liter sabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.Pada umumnya sabun cair mengandung bahan-bahan sebagai berikut:
a. Texapon 10%
b. Sodium sulfat secukupnya
c. Camperlan secukupnya
d. Asam sitrid 1%
e. EDTA 0,1%
f. Parfum secukupnya
g. Propilin glikol secukupnya
h. Pewarna secukupnya
i. Air
Peralatan yang dibutuhkan: Ember, Gelas ukur dan pengaduk kayu
Cara membuat:
1. Texapon + sodim sulfat diaduk rata sampai memutih
2. (1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
3. (2) + masukkan camperlan aduk rata
4. (3) + sisa (20-30)% air dimasukkan sedikit demi sedikit
5. (4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
6. (5) + pewarna secukupnya aduk rata
7. (6) + parfum secukupnya
8. Siap dikemas
Catatan:
• Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500 ml sabun cair.
• Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )

Analisis

Bahan Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS). Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair. Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.

Perbaiki Dominan Warna Merah

Perbaiki Kerusakan TV LG Dominan Warna Merah - Pearl Black LG-29FU3RL kerusakan warna pada tv bisa saja terjadi pada merek dan type pada tv lainya, share artikel kali ini pada tv LG-29FU3RL Pearl Black dimana warna yang muncul dominan warna merah sedikit redup dan mengganggu pandangan mata kita saat menonton tv dengan keadaan warna yang tidak sempurna.

Service / Perbaiki TV LG dominan warna merah beberapa hari lalu sempat ada tetangga yg datang mengantarkan tvnya untuk diperbaiki LG Pearl Black 29FU3RL, ternyata tv tersebut sudah beberapa bulan rusak dengan keadaan warna yang tidak sempurna, kata sipemilik tv tersebut sudah pernah beberapa teknisi datang kerumahnya dan melihat tv tersebut dan mengatakan kalau yg rusak lensa alias tabungnya, sulit mencari tabung tv dengan ukuran yg besar, kalaupun ada sudah pasti harganya mahal, bahkan ada juga teknisi lain yg menawarkan untuk tukar tambah dengan merek tv lain.





Melihat kondisi fisik tv lg 29 Inchi tersebut masih sangat mulus, saya sempat juga mencurigai kalau memang benar yg rusak adalah lensa / tabungnya karena sudah pernah ada teknisi yang melihat dan cek tuh tv, saya pribadi bisa dibilang jarang sekali memperbaiki tv tapi dulu pernah sempat kerja juga di tempat service electronic didaerah pamenang jambi, karena sedikit pensaran saya mencoba memberikan gambaran kerusakan pada tv tersebut dengan sipemiliknya saya lihat dulu pak tv sudah saya cek baru saya bisa pastikan rusaknya apa dan tentukan berapa biaya servicenya, karena sipemilik tv tersebut selalu menanyakan berapa besar biayanya sedangkan saya sendiri belum tau rusaknya apa gimana sy menentukan biaya servicenya, dan untuk menyakinkan sipemilik karena sy penasaran dengan tuh tv sya bilang kalau rusak tabung mungkin saja tapi itu keputusan terakhir, karena dari bentuk fisik tampilan tv ini masih terlihat mulus dan logikanya tv ini masih bisa dibilang baru jadi kerusakan tabung kemungkinan tidak kecuali sudah bertahun-tahun tapi saya harus lihat dulu.

Singkat cerita saya coba tes nyalakan ulang didepan sipemiliknya dan memang warna tidak sempurna dimana warna yang muncul pada layar dominan merah ada beberapa warna lain yang terlihat ada tapi tidak terlihat jelas dan gambarpun sedikit redup, berhubung rasa penasaran dengan kerusakan tvnya tersebut akhirnya saya bongkar dan inilah penampakan tv lg pearl black 29fu3rl setelah dibuka penutup belakanganya.





Setelah membuka dan melihat isi bagian dalam dari tv lg pear black 29" tersebut masih terlihat mulus belum ada bekas solderan hanya saja terlihat banyak debu yang menempel pada bagian board pcbnya, agar saya bisa melihat jelas masing-masing komponennya saya coba bersihkan mesin dari kumpulan debu yg menutup komponen agar saya bisa melihat fisik komponen didalamnya, setelah melihat fisik dari komponen terlihat masih bagus dan mulus dan saya mencoba memperhatikan solderan yg terdapat dibagian bawah pcbnya ada beberapa solderan yang retak akibat panas dan saya coba solder ulang dan lihat tampilan pada layarnya ternyata gambar dan warna masih saja tetap sama, kemudian saya mengarah kebagian warna yang terdapat dibagian belakang lensa, ada pcb kecil dengan beberapa komponen elektronik yg terhubung dengan lensa.





Gambar diatas adalah bagian warna yg saya maksud diatas setelah solder ulang semua komponen dibagian pcbnya saya mencoba mengukur tegangan antara KG (Warna Hijau / Green), KR (Warna Merah / Red) dan KB (Warna Biru / Blue), berhubung driver warnanya menggunakan ic TDA 6107Aberupa sirip sy agak sedikit kesulitan untuk mengukur tegangannya karena biasa saya temui drivernya menggunakan transistor tapi kali ini beda, untuk menghilangkan perasaan penasaran tersebut saya coba catat icnya dan cari dipasar, dan ternyata harga ic tersebut cukup murah 7500 rupiah langsung sy beli dua, begitu ganti ic tadi dan nyalakan tvnya hasilnya mengejutkan gambar malah tidak terlihat jelas gambar putih agak kehijauan dan ada garis tipis horizontal pada layar seperti dalam keadaan screen plyback yang ketinggian, sempat juga curiga kerusakan diflybacknya okh ia silahkan baca postingan gejala kerusakan flyback monitor tv.

wah..wah kok tv ini rusaknya menjadi lebih parah sempat bingung juga dan sedikit merasa aneh dengan tv tersebut, akhirnya saya coba pasang ulang ic bawaannya dan sy cek lihat gambar dilayar kembali keposisi semula dimana warna layar dominan merah tapi tidak seperti tadi saat setelah saya ganti dengan ic yg baru, sempat beberapa saat saya memperhatikan antara ic driver untuk warna bawaan dengan ic yg baru saya beli tidak ada perbedaan tapi kenapa ic baru malah gambarnya lebih kacau dari ic bawaannya, berhubung saat itu saya beli lebih akhirnya saya ganti dengan ic baru yg satunya lagi begitu nyalakan warna tidak lagi seperti semula warna sudah normal.

setelah mengganti IC TDA 6107A warna kembali normal tanpa harus mengganti tabung seperti yg disampaikan beberapa teknisi, berdasarkan cerita sipemilik tv tersebut saya coba menyalakan tv dalam keadaan bagian belakang masih terbuka dan tunggu hingga beberapa saat apakah ada perubahan warna yang tampil pada layarnya, ternyata setelah beberapa lama dinyalakan warna tetap saja normal tidak ada perubahan, tapi ada kejanggalan saat tv sudah dimatikan beberapa lama (lepas power dari listrik bukan dalam keadaan stanbye) pas begitu dinyalakan beberapa detik awal dinyalakan warna yg tampil dominan hijau tapi haya beberapa detik saja kemudian normal lagi saya ganti kapasitor yg mengarah ketegangan ic tda 6107a 4,7mf / 250 volt, dua buah kapasitor terdapat dipcb yg terhubung ke lensa dan satu lagi terdapat dimotherboardnya.

Kesimpulan saya dengan kerusakan warna tv yang tidak sempurna atau dominan warna dengan warna-warna tertentu :

Periksa solderannya terlebih dahulu bisa saja kerusakan tersebut disebabkan tidak tersambungnya komponen-komponen dengan baik.
Lihat dan periksa komponen dari bentuk fisik, seperti kapasitor yang mungkin saja ada yang membelendung atau bengkak dikarenakan suhu panas tv yg berlebih atau memang sudah rusak.
Cek setiap komponen yg berhubungan dengan lensa KG - Katoda Green / Warna Hijau,KB - Katoda Blue / Warna Biru dan KR - Katoda Red / Warna Merah driver dan juga tegangan-tegangan yg mengarah ke bagian tersebut.
Tinggi rendahnya screen plyback juga ada pengaruh dengan kontras warna yg tampil pada layar.
Kerusakan tabung mungkin saja terjadi, tapi sebaiknya hati-hati jangan terlalu mudah untuk percaya dengan kerusakan tabung/lensa karena lensa bagian termahal dari televisi itu sendiri, ganti lensa adalah keputusan terakhir jika semua komponen-komponen pendukung sudah benar-benar diperiksa, tidak menutup kemungkinan memang trik dari beberapa oknum untuk membeli tv anda dengan biaya murah, atau tukar tambah tv anda dengan biaya murah.
Masih banyak kerusakan lainnya yang bisa saja menjadi penyebabnya.

Saya bukan pakar hanya sebatas share pengalaman / berbagi pengalaman saat memperbaiki tv lgpear black 29 inchi model 29FU3RL warna tampil saat rusak dominan merah sehingga warna tidak sempurna.

Perbaiki TV LG Dominan Warna Merah melengkapi artikel seputar tips perbaiki tv sobat bisa baca juga artikel untuk membuat sendiri alat flash eeprom TV 24CXX pada artikel Buat Sendiri Alat Flash Eeprom TV 24CXX untuk melengkapi dan menambah refrensi buat sahabat.

Cara Pembuatan Sampo Mobil




Untuk mencuci kendaraan agar bersih maksimal seringkali kita menggunakan shampo ataupun sabun, padahal sampo atau sabun untuk kendaraan tentu komposisinya sangat berbeda dengan yang kita pakai sehari-hari.

Kali ini saya akan mencoba menguraikan cara membuat shampo yang sesuai untuk kendaraan motor ataupun mobil yang tentunya aman buat cat kendaraan kita.

Dalam pembuatan sampo mobil kita memerlukan bahan bahan sebagai berikut:

Komposisi sampoo mobil busa warna
Bahan bahan yang diperlukan:
Texapon 1kg
Sodium sulfat secukupnya
Camperlan secukupnya
Gliserin secukupnya
EDTA 20 gram
propilin glikol secukupnya
Parfum secukupnya
Pewarna khusus
Air 10 liter
tempat Kemasan (untuk mengemas Hasil produksi)


Alat yang dibutuhkan : Ember, Gelas ukur plastik (literan), Gelas ukur kaca (cc), pengaduk kayu.


Cara Membuat sampoo mobil :
Texapon + sodium sulfat diaduk sampai memutih
(1) + beri air sedikit demi sedikit sampai 6 liter
(2) + camperlan aduk sampai mengental
(3) + tambahkan lagi air 2 liter aduk sampai homogen
(4) + sodium sulfat aduk rata
(5) + Gliserin aduk rata
(6) + (EDTA larutkan dalam 100 ml) aduk rata
(7) + air 1,9 liter aduk rata
(8) + Pewarna khusus aduk rata
(9) + ( Parfum + Propilin glikol) aduk rata
Diamkan beberapa saat & siap dikemas
Hasilnya bila digunakan untuk mencuci maka busa yang dihasilkan akan berwarna, tapi kalau anda menginginkan busanya biasa anda dapat menggunakan resep yang berikut ini:


Komposisi sampoo mobil biasa
Bahan bahan yang diperlukan:
Texapon 1kg
Sejenis garam tertentu
Fisative
Parfum
Pewarna
Air
Alat yang dibutuhkan : Ember, Gelas ukur plastik (literan), Gelas ukur kaca (cc), pengaduk kayu.


Cara Membuat sampoo mobil :
Texapon + Sejenis garam diaduk sampai memutih
(1) + beri air sedikit demi sedikit sampai 6 liter
(2) + Sejenis garam aduk sampai mengental
(3) + tambahkan lagi air 2 liter aduk sampai homogen
(4) + Sejenis garam aduk rata
(5) + sisa air aduk rata
(6) + Pewarna aduk rata
(7) + ( Parfum + Fisative) aduk rata
Diamkan beberapa saat dan siap dikemas

Semoga tulisan ini dapat bermanfa'at buat anda.

Bahan dan Cara Membuat Sabun Deterjen Bubuk


Gambar Detergen Bubuk
Bahan Baku untuk Pembuatan Deterjen:


1. Bahan Aktif.
Bahan aktif ini merupakan bahan inti dari deterjen sehingga bahan ini harus ada dalam pembuatan deterjen. Secara kimia bahan kimia ini dapat berupa sodium lauryl ether sulfat (SLES). SLES ini dikenal dengan beberapa nama dagang dengan nama cottoclarin, texapone, ataupun ultra SLES. Secara fungsional bahan mempunyai andil dalam meningkatkan daya bersih. Ciri dari bahan aktif ini mempunyai busa banyak dan bentuknya gel translucent (pasta). Selain SLES, bahan aktif dari sabun bubuk adalah garam Linear Alkyl Benzene Sulfonat (LAS), bentuknya gel/pasta berwarna kuning muda. Fungsi LAS sama seperti Ultra SLES, sebagai bahan pembersih utama pembuatan Sabun Bubuk, dengan LAS, maka sabun bubuk akan lebih mudah dibilas/ kesat.


2. Bahan pengisi
Bahan ini berfungsi sebagai bahan pengisi dari keseluruhan bahan baku. Pemberian bahan pengisi ini dimaksudkan untuk memperbesar atau memperbanyak volume. Keberadaan bahan ini dalam deterjen semata-mata dilihat dari aspek ekonomis. Bahan pengisi deterjen disini menggunakan Sodium Sulfat (Na2SO4).


3. Bahan penunjang
Salah satu contoh bahan penunjang deterjen adalah soda abu (Na2CO3) yang berbentuk serbuk putih. Bahan penunjang ini berfungsi sebagai meningkatkan daya bersih. Keberadaan bahan ini dalam deterjen tidak boleh terlalu banyak, sebab dapat menimbulkan efek panas pada tangan saat mencuci pakaian. Bahan penunjang lainnya adalah STPP (sodium tripoly posphate) yang juga penyubur tanaman. Ini dapat dibuktikan air bekas cucian disiramkan ke tanaman akan menjadi subur. Hal ini disebabkan oleh kandungan fosfat yng merupakan salah satu unsur dalam jenis pupuk tertentu.

4. Bahan Tambahan (aditif)
Bahan tambahan ini sebenarnya tidak harus ada didalam pembuatan deterjen. Namun demikian, produsen mencari hal-hal baru untuk mengangkat nilai dari deterjen itu sendiri. Salah satu contoh bahan tambahan ini adalah Enzym AR. Bahan ini berbentuk serbuk putih yang berfungsi mencegah kotoran kembali ke pakaian (anti redeposisi).

5. Bahan Pewangi/ Bibit Parfum
Keberadaan bahan wangi ini sangat penting keberadaannya, sebab suatu deterjen dengan kualitas baik , Harum & Disukai Pelanggan. Parfum untuk deterjen bentuknya cair kekuning-kuningan. Pemilihan parfum ini sangat penting, karena biasanya konsumen selalu membau dulu barang yang akan dibeli, baru mencoba untuk memakai produk tersebut.


6. Bahan Tambahan untuk membuat sabun yang kulitas istimewa:

Extrableach : Untuk Memutihkan Cucian yang khusus berwarna putih, pemakiannya 3-10%

Lipozyme: Pembersih noda yang disebabkan oleh minyak, lemak & gemuk. Dengan ditambah lypozyme, maka daya cuci sabun terhadap kotoran yang mengandung minyak, lemak ataupun gemuk yang membandel akan lebih mudah dibersihkan. Dosis pemakaian 2-10%.

Protease: Pembersih noda yang membandel disebabkan oleh protein, seperti darah, kecap, susu, saos dll. Dengan ditambah Protease, maka daya cuci sabun terhadap kotoran yang disebabkan protein seperti darah, makanan bayi, susu, saos, kecap dll yang membandel akan lebih mudah dibersihkan. Dosis Pemakaian 2-10%.

Bioenzyme (Bintik Biru) dosis pemakaian secukupnya.

Komposisi Pembuatan Deterjen:
1. Cottoclarin/Ultra Sles/Texapone 5-10%
2. LAS 5-10%
3. Na2SO4 10-20%
4. Na2CO3 35% - 50%
5. STPP 5-20 %
6. Enzym AR 2-10 %
7. Parfum secukupnya

Peralatan yang dibutuhkan : Wadah, pengaduk kayu, dan saringan deterjen


Untuk meproduksi detergent dalam jumlah besar bisa menggunakan POWDER MIXER


Cara Membuat Deterjen:
1. Cottoclarin + LAS diaduk rata
2. Semua Bahan Bahan Serbuk di aduk rata
3. (1) + (2) aduk rata
4. (3) + Bahan Tambahan
5. Diayak dan keringkan
6. Semprot dengan Parfum
7. Dikemas & Siap dipasarkan

Kelebihan Deterjen ini- Daya bersihnya kuat atau membersihkan kotoran yang membandel.- Direndam semalam baju tidak akan menimbulkan bau.- Hemat air karena mudah dibilas.


Demikian yang bisa saya sampaikan yang di ambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Penyebab Komponen Transistor Horizontal TVJebol Terus



Komponen Transistor horizontal jebol terussering terjadi pada kerusakan televisi yang berjenis CRT / tabung. Transistor ini berfungsi sebagai penguat horizontal atau sering juga disebut transistor HOT / Horizontal Output Transistor. Transistor horizontal ini sering mengalami kerusakan karena memang arus dan fungsi yang dihandlenya termasuk arus besar yang mudah menyebabkan panas dan tentu saja lebih beresiko untuk mengalami kerusakan. Tetapi jika pada saat kita memperbaiki televisi, setelah mengganti transistor horizontal dan transistor tersebut mati terus / jebol. Maka bisa dipastikan masih ada part tertentu yang menyebabkan kerja transistor menjadi overload. Dan berikut ini merupakan beberapa penyebab dari transistor horizontal jebol terus :
1. Kapasitor damper yang berubah kapasitansi
Kapasitor ini merupakan kapasitor yang biasanya terdapat di bagian horizontal dan memiliki nilai antara 6.8nF-10nF dengan tegangan kerja antara 1kV-2kV. Fungsi dari kapasitor ini adalah sebagai peredam spike / peredam / menyerap tegangan kejut yang besarnya bisa ribuan volt di antara kumparan primer flyback pada saat rangkaian horizontal bekerja.
Tegangan yang besarnya ribuan volt ini berasal dari induksi flyback yang pada saat bekerja diberikan pulsa on-off secara simultan pada kumparan primer flyback. Disinilah fungsi dari kapasitor damper tersebut, yaitu untuk meredam tegangan kejut yang besarnya hingga ribuan volt.

Itulah sebabnya kenapa transistor bisa langsung rusak jika kapasitor damper mengalami kerusakan atau berubah kapasitas, karena seperti yang kita tahu semua jenis transistor memiliki tegangan kerja maksimal yang bisa dialiri oleh nilai tegangan tertentu. Dan tegangan ribuan volt yang melalui transistor ini jika tidak diserap oleh kapasitor damper maka akan langsung merusak transistor.



Kapasitor damper pada rangkaian tv (tanda panah)
Jika anda mendapati kerusakan seperti transistor jebol terus seperti ini, maka anda bisa coba memeriksa kondisi dari kapasitor damper ini. Begitupun juga dengan solderan nya. Bila solderan nya sudah terlihat kendor maka fungsi untuk meredam tegangan menjadi tidak optimal. O iya untuk skema tv yang saya gunakan di atas adalah skematik tv untuk Samsung 21″.
2. Flyback yang short pada kumparan primer dan sekunder
Flyback transformer memiliki resistansi yang kecil pada kumparan primernya sehingga menjadikannya tidak optimal jika dilakukan pengujian dengan OhmMeter. Begitu juga dengan kumparan sekunder. Yang umum dan sering terjadi adalah kerusakan pada kumparan primer horizontal ( kolektor Tr HOT ) yang short.




Pada kerusakan tipe ini jika masih terjadi transistor jebol setelah dilakukan penggantian. Maka bisa diakali dengan menggunakan sebuah bohlam lampu yang dipasang seri antara kolektor Tr Horizontal dan input primer dari flyback. Bila pada gambar yang ditunjukkan, posisi lampu tepat di letak tulisan H-out. Pemasangan lampu dimaksudkan untuk menguji rangkaian horizontal apakah terjadi short di flyback / transistor.
Bila TV dinyalakan, pada kondisi rangkaian yang bagus maka lampu akan menyala dan bisa dilakukan pengukuran tegangan pada bagian screen. Tegangan yang seharusnya terukur adalah sekitar 100V, maksimal sekitar 150V. Sedangkan jika tegangan yang diukur >200V maka kemungkinan kapasitor damper yang rusak.
Untuk lebih detailnya anda juga bisa melihat artikel saya tentang Mencegah Transistor Power Short

3. Transistor Overheat
Pada beberapa unit TV yang pernah saya tangani ternyata transistor yang overheat bisa jadi penyebab transistor horizontal short, tentu saja untuk waktu yang memang lebih lama dinyalakan. Ini mungkin berhubungan dengan kinerja komponen / part TV yang lain yang sudah tidak optimal sehingga membuat transistor menjadi lebih berat dalam beroperasi dan menimbulkan panas yang lebih. Solusinya bisa dengan menambahkan heatsink tambahan, yang perlu diperhatikan jangan sampai heatsink tambahan tersebut short / kena ke bodi logam / kaki komponen di sekitarnya.

Tapi tentu saja pemasangan transistor seperti ini merupakan pilihan yang terakhir karena sangat jarang terjadi. bisa bermanfaat oleh para teknisi.

Berbagai Cara Untuk Menghilangkan Aneka Noda di Pakaian

Mungkin karena ceroboh atau tidak sengaja, kita seringkali menumpahkan kopi atau teh ke pakaian atau baju. Jika kopi atau teh yang kita minum tanpa tambahan seperti krim, maka dengan cara membersihkannya seperti biasa itu sudah akan bisa diatasi, hilang bersih dari noda. Namun bila misalnya kopi dicampur dengan krim, apalagi pakaian tidak langsung dicuci maka akan sedikit kesulitan untuk menghilangkan noda tersebut. Lalu bagaimana cara menghilangkan noda tersebut?

Berikut ini beberapa tips cara membersihkan aneka noda yang ada di pakaian

1. Noda akibat Teh/Kopi
Cuci noda teh atau kopi seperti biasa. Namun bila bercampur krim atau susu, noda harus dihilangkan dengan cara mencucinya di air panas yang dicampur dengan pemutih Khlorine.

2. Noda Hitam
Bila pakaian yang masih basah sudah diangkat dan disimpan, akan menimbulkan noda-noda berupa titik-titik hitam. Untuk menghilangkannya, buatlah campuran Salmaniak 1 sendok makan dicampur 3 sendok makan air. Kemudian basahilah pakaian dengan campuran tersebut, lalu langsung dijemur setelah kering, cucilah sampai bersih.

3. Noda Tinta
Hapus dengan Alkohol, Hair Spay, atau Aseton (Pemghilang Cat Kuku) sampai basah. Lalu bilas. Setelah itu gosokkan deterjen pada bagian nod. Cuci seperti biasanya. Bisa juga dibersihkan dengan Gliserin. Caranya gosokan Gliserin pada noda, kemudian cuci.

4. Noda Kunyit
Noda kunyit dapat dibersihkan dengan menggosok-gosokkan Kapur Sirih kepakaian yang terkena noda. Kemudian kelantang dibawah terik matahari.

5. Noda Bekas Lemak/Minyak
Noda yang masih baru cukup dibersihkan dengan cara menggosokan dengan Bedak atau Kapur. Setelah itu sikat hingga noda bersih. Jika noda telah lama dan mengendap diserat bahan, gosok bagian yang bernoda dengan Deterjen lalu cucilah dengan air panas yang dicampur Pemutih.

6. Noda Karat Besi
Noda karat besi pada pakaian dapat dihilangkan dengan memakai Jeruk Nipis dan Garam. Campurkan garam ke air jeruk nipis sampai menjadi campuran yag agak kental. Semirkan ke titik-titik karat itu, kemudian gosok perlahan-lahan dan jemur di panas matahari. Jika masih belum hilang, ulangi beberapa kali hingga karat hilang

7. Bekas Permen Karet
Permen karet yang lengket pada bahan dapat dibersihkan dengan cara menggosok bagian yang terkena permen karet dengan Cairan Spiritus. Jika masih kotor, bersihkan lagi dengan air hangat yang dicampur sabun. Selanjutnya bilas dengan air besih.

8. Hangus akibat seterikaan
Noda hangus akibat seterikaan yang terlalu panas dapat dihilangkan dengan larutan Boraks 2 Persen, kemudian dengan Waterstof Peroksida 3 Persen yang hangat. Selain itu dapat juga digunakan larutan Kalium Permanganat 2 persen, kemudian Waterstof Peroksida 3 Persen. Setelah itu bilaslah dengan air besih.

9. Terkena Cat Kuku
Gunakan Penghapus Cat Kuku (Aseton) untuk bahan yang putih, sedangkan pada bahan yang berwarna, gunakan Amil Asetat (Minyak Pisang). Kemudian cucilah, ulangi lagi langkah ini bila belum bersih.

Pelicin Setrikaan (Trika)

Pakaian kusut ( lungset ), sulit di seterika ? No problem ! Gak perlu kuwatir kan ada Pelicin Setrikaan. Bagi yang sudah biasa menyeterika sendiri. Kadangkala menemukan setrikaan yang sulit licin karena jenis kainnya. Sampai-sampai yang namanya setrika harus ditekan keras-keras, tapi tetap saja setrikaan kurang bisa licin. Akibatnya timbul rasa jengkel, maunya mau marah saja. Ujung-ujungnya….. Capek deh…ah.

Kalau kita telusuri lebih jauh lagi, pelicin setrikaan ini juga berfungsi sebagai berikut :

1. Mempercepat pekerjaan kita, bila yang akan di seterika itu banyak sekali. Mengapa ya ? Karena dengan sekali gerakan setrika ( tidak perlu bolak-balik ), maka setrikaan akan cepat/langsung licin dan cepat selesai.

2. Bisa menghemat tagihan listrik bulanan. mengapa begitu ? Karena waktu yang kita gunakan untuk menyeterika tidak perlu lama sehingga dapat menghemat waktu. Perlu diingat yang namanya setrika umumnya Watt-nya besar, kalau kita menyeterika kelamaan akibatnya tagihan listrik bulanan akan membengkak.

Berdasarkan perhitungan di atas, pelicin setrikaan ini sangat dibutuhkan untuk keperluan kita sehari-hari pada umumnya dan cocok untuk Laundry pada khususnya. Apalagi sekarang ini banyak sekali Laundry bermunculan di sekitar kita, khususnya di daerah perkotaan

Komposisi bahan pembuatan Pelicin Setrikaan :

1. Magnasoft

2. Carboxylic acid 0,8 gr

3. Syisil liquid 2,3 cc

4. Parfum secukupnya

5. Methanol 24 cc

6. Aquadest

Peralatan yang digunakan : wadah, takaran dan pengaduk kayu

Prosedur pembuatannya :

1. Magnasoft + Aquadest aduk rata

2. ( 1 ) + Carboxylic acid aduk rata

3. ( 2 ) + Syisil liquid aduk rata

4. Parfum + methanol aduk rata

5. ( 3 ) + ( 4 ) aduk sampai rata

6. Siap di kemas

Tehnik laundry baju yang baik

Tehnik Laundry yang baik


Laundry satuan merupakan jasa pencucian pakaian yang tarif jasanya dihitung per satuan/helai pakaian. Laundry ini juga biasa disebut laundry komersil atau laundry professional. Karena proses penanganan pencuciannya satuan, sudah seharusnya laundry satuan ini memiliki nilai tambah dibanding dengan laundry kiloan. Perlu kecermatan, ketelitian, dan penanganan yang professional terhadap cucian satuan ini, yang artinya tarif jasa yang dibandrol jauh lebih tinggi dibanding kiloan. Laundry satuan menuntut hasil cucian lebih sempurna dari aspek kebersihan noda, perawatan keawetan serat kain ( long lasting ), dan kenyamanan pakaian setelah pencucian. Maka dari itu Laundry Satuan juga identik dengan Dry Cleaning, dimana treatment pakaian dilakukan satu per satu. Bahkan ada beberapa Laundry Professional/Laundry satuan yang melepas terlebih dahulu kancing baju, sebelum melakukan proses pencucian. Mesin, Peralatan dan Perlengkapan untuk Jenis Jasa Laundry Satuan/ Laundry Professional inipun dituntut lebih lengkap agar dapat memberikan sevice pelayanan yang terbaik kepada konsumennya.

TIPS USAHA LAUNDRY

1. Masalah daya tahan aroma/parfum pada Laundry kiloan, Kesalahan yang sering terjadi dan dilakukan oleh pengusaha laundry kiloan adalah;

- Menggunakan produk kimia yang berbeda beda aromanya dan masing-masing memiliki Aroma yang kuat/strong aromas, sehingga menghasilkan crash/benturan aroma CONTOH : mencuci dengan deterjen dari produk merk X dengan aroma A lalu menggunakan softener produk merk Y dengan aroma B atau menggunakan pelicin Z dengan aroma C, karena aroma tersebut berbeda beda A-C, umumnya terjadi crash biang parfum pada serat kain, hasilnya bisa menyebabkan bau apek/tidak enak/tidak sesuai harapan atau bahkan tidak wangi sama sekali.

- Pengusaha Laundry berusaha mencari produk deterjen atau softener yang sangat wangi ( cukup yang selaras/sama aroma (tidak perlu wangi sekali)).* Mengapa ini kesalahan? Tahap pencucian sesuai prosedur pada umumnya dibagi menjadi 4 yaitu: 1. Penyortiran/Pemisahan/Spotting 2. Pencucian 3 Pengeringan 4. Pelipatan/Finishing Tahap 1 biasanya tidak menggunakan kimia yang mengandung pewangi/parfum,/ Tahap 2 menggunakan deterjen lalu softener ( Disinilah letak kesalahan anda, jika anda mengharap aroma yang wangi pada tahap ini )/ lalu masih melalui proses pembilasan dan tahap selanjutnya Tahap, 3 proses ini sangatlah /mempengaruhi hilangnya aroma dari deterjen dan softener tersebut, sampai detik ini belum ada kekuatan parfum apapun yang tahan /tanpa berkurang sedikitpun pada suhu 100 Derajat,/ Tahap 4 Pelipatan/Strika biasanya menggunakan Pelicin+Parfum /dan Tahap ini adalah tahap yang tepat untuk anda mengharapkan wangi pada pakaian,karena tahap ini adalah tahapan Finishing/Akhir

TIPS : Gunakan Detergent Grade B (tergantung kebutuhan dan noda pada pakaian) dan cukup Grade C (hanya untuk melembutkan) untuk Softener dan Pelicin A (Tidak perlu menggunakan Parfum Khusus Laundry),

Saran khusus penghematan pada laundry kiloan/Murahâ

- Jangan Pemborosan pembelian bahan kimia yang tidak perlu Dijaman sekarang banyak keluar produk produk baru yang spesifik, seperti cairan anti noda tinta, anti noda karat, anti noda oli,cairan multi fungsi, dll. Sebenarnya produk produk stain remover (penghilang noda) tersebut hanya dosis kadar tinggi surfaktan dan kimia pembersih yang ada pada bahan bahan yang ada pada deterjen (deterjen oxy bleach), alkalite, sour,oxybooster dan emulsifier dan Anda harus membandingkan berapa harga yang anda bayar untuk membeli khusus cairan anti noda, dibanding anda menggunakan deterjen oxy bleach, sour,oxybooster ataupun emulsifier Kalau penggunaan sesuai takaran standard masih belum bisa hilang juga, naikan kadar penggunaan.Tidak semua noda tidak dapat hilang jika menggunakan spotter khusus, Pemakaian GENERAL SPOTTER lebih bijak, Dibanding anda langsung memakai Spotter-Spotter khusus.Spotter-Spotter khusus biasanya memiliki kadar extrim sehingga potensial merusak linen jika pemakaian tidak sesuai dosis dan berlebihan.

- Pilih produk bukan dari kemasannya tapi kualitas dan harganya Usahakan memilih produk curah (tanpa kemasan) atau pilih kemasan terbanyak (bukan per 1 kiloan) Mengapa? – Anda Laundry komersil, bukan rumah tangga, artinya pemakaian deterjen, softener,pelicin,dll tidaklah sedikit. Buat apa anda membayar kemasan mewah dan bagus untuk 1kg (apalagi kemasan dibawah 1 kg) Tahukah anda berapa harga kemasan untuk produk 1kg yang termurah? (+/- Rp 1000,00) berarti harga produk yang anda beli sudah lebih mahal Rp 1000,00 (itu ilustrasi kemasan sederhana, bisa bayangkan kalau kemasan itu bagus dan mewah?? berapa harga kemasan yang dibebankan ke produk anda?)

TIPS MENGHILANGKAN NODA PADA PAKAIAN :

A. Noda Karat

Bersihkan dengan lap/kerik noda tersebut(disarankan gunakan spotting gun) lalu oleskan sour ke bagian noda sebelum pencucian, lalu rendam 15 menit dengan deterjen menggunakan air hangat, lalu lakukan proses pencucian seperti biasa.Jika dengan sour tidak berhasil, baru menggunakan RUST REMOVER (Penghilang Noda Karat Khusus).

B. Noda Oli

Oleskan EMULSIFIER kepada noda tersebut (bersihkan dan kerik dulu noda sebelum dioleskan/gunakan spotting gun) lalu rendam dengan air biasa campurkan DETERJEN dan EMULSIFIER kembali selama 30 menit, lalu lakukan proses pencucian seperti biasa. Jika tidak berhasil, baru menggunakan OIL BLAST (Remover khusus noda Minyak/Lemak)

C. Noda Darah

lakukan sama seperti diatas dengan menggunakan Oxybooster/Blood Go(Remover Khusus Noda Darah) direndam pada air panas (jika melalui proses spotting tidak dapat hilang)

D. Noda Jamur

menghilangkan noda jamur, anda dapat menggunakan Pemutih Bubuk (Chorine Bleach) jika warna dasar pakaian anda putih polos (dapat melalui proses spotting maupun perendaman dengan air panas), selain dapat menghilangkan noda jamur pada pakaian putih polos, Chorine Bleach juga berfungsi sebagai Disinfectant mematikan bakteri dan virus pada Jamur tersebut

.

Bagimana jika noda jamur pada pakaian yang bukan berwarna putih polos? Anda dapat menggunakan Oxy booster dengan cara perendaman menggunakan air panas, jika noda banyak dan menyeluruh, jika hanya spot-spot kecil, bisa melakukan melalui proses spotting (Hati-Hati, jika melakukan proses spotting menggunakan oxyboost, disarankan pakaian segera dilakukan pencucian normal, jika tidak akan merubah warna, atau pakaian dapat robek.

E.Noda Kelunturan

Difinisi pakaian terkena luntur(kelunturan) dengan pakaian luntur berbeda. Jika pakaian kelunturan, segera rendam dengan Deterjen Oxy Bleach dicampur dengan Sour(Asam) selama +/- 45 menit. Lalu lakukan pencucian seperti biasa dan bilas dengan Sour.

F.Noda Deodorant(pada bagian lengan bawah/ketiak)

Gunakan General Pre-Spotter pada proses spotter, jika noda menahun/lama/sulit hilang, campurkan sedikit alkalite pada General Pre-Spotter.

G. Noda Kopi/Saus/Kecap/Lipstick

Gunakan General Pre-Spotter Anda menemukan kesulitan mengidentifikasi noda pada pakaian? Gunakan General Pre-Spotter adalah langkah bijak yang paling aman.

Tips memilih Parfum Laundry yang benar: Pastikan menggunakan filler/bahan pengisi berbasis solvent seperti Methanol 98% Disaat ini banyak parfum-parfum yang beredar dipasaran menggunakan methanol yang sudah bercampur dengan air – Pastikan Parfum Laundry mengandung Fixative (Kimia cair Pengikat Biang Parfum) agar Wangi lebih tahan lama. Kimia ini tidak dijual bebas ( Perlu Ijin Khusus) – Pastikan Biang/Extract Parfum merupakan Water Base bukan Oil Base agar tidak meninggalkan bekas pada kain (Spot/Bercak)

Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian - Formula Softener

Pelembut & Pewangi Pakaian - Formula dan Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian.
Teknik Produksi

Bahan:
Supersoft 200-300gr
Parfum Snappy/ Ocean Fresh 6-12cc
Fixative 6cc
Methanol + Pewarna secukupnya
Aquadest / Air Hangat 700 – 800cc

Cara Membuat:

1. Tuang Supersoft dalam wadah plastik

2. Tambahkan Air Hangat sedikit demi sedikit, campur hingga rata

3. Pada Wadah yang lain campukan Parfum, Fixative, Methanol & Pewarna

4. (2) + (3) Aduk Rata

5. Siap Dikemas

Untuk produksi dalam Jumlah besar bisa memakai Mixer Low Speed

Bahan Aktif pelembut Pakain:

Supersoft adalah bahan baku utama untuk pembuatan softener pakaian atau pelembut pakaian. Bentuknya pasta putih kental.Larut dalam air hangat. Pada pembuatan Softener sejenis molto, Supersoft tinggal dilarutkan didalam air hangat dan diberi Parfum Khusus untuk softener.

Ionic Type: Cationic

Dosis Pemakaian 20-30%.

Tersedia dalam kemasan eceran/kg. Kemasan 50kg/drum & Kemasan 120kg/drum.

Parfum:
Parfum untuk Pelembut Pakaian adalah jenis parfum yang khusus, tahan panas & wangi melekat. Jenis Parfum/Fragrance yang sering digunakan pada formula Pelembut Pakaian antara lain: Parfum Snappy, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakain/Softener warna Pink. Parfum Ocean Fresh, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakaian warna Biru. Parfum jenis yang lain : Blue Fresh/Molto Blue, Satin Fresh, & Glory. Pemilihan Jenis Parfum ini sangat menentukan keberhasilan penjualan karena, selain melembutkan, Harum dari pelembut Pakaian sangat menentukan keberhasilan penjualan Produk.

Fixative.
Fixative adalah bahan kimia yang berfungsi untuk melekatkan parfum ke serat kain.

Methanol/ alcohol, adalah pelarut parfum. Fungsinya agar Parfum larut dalam bahan softener.

Pewarna.
Pewarna yang digunakan untuk Pelmbut Pakaian adalah Pewarna Makanan. Fungsinya untuk memperindah tampilan Pelembut Pakianan sehingga Penampilannya Menarik.

Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian - Formula Softener

Pelembut & Pewangi Pakaian - Formula dan Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian.
Teknik Produksi

Bahan:
Supersoft 200-300gr
Parfum Snappy/ Ocean Fresh 6-12cc
Fixative 6cc
Methanol + Pewarna secukupnya
Aquadest / Air Hangat 700 – 800cc

Cara Membuat:

1. Tuang Supersoft dalam wadah plastik

2. Tambahkan Air Hangat sedikit demi sedikit, campur hingga rata

3. Pada Wadah yang lain campukan Parfum, Fixative, Methanol & Pewarna

4. (2) + (3) Aduk Rata

5. Siap Dikemas

Untuk produksi dalam Jumlah besar bisa memakai Mixer Low Speed

Bahan Aktif pelembut Pakain:

Supersoft adalah bahan baku utama untuk pembuatan softener pakaian atau pelembut pakaian. Bentuknya pasta putih kental.Larut dalam air hangat. Pada pembuatan Softener sejenis molto, Supersoft tinggal dilarutkan didalam air hangat dan diberi Parfum Khusus untuk softener.

Ionic Type: Cationic

Dosis Pemakaian 20-30%.

Tersedia dalam kemasan eceran/kg. Kemasan 50kg/drum & Kemasan 120kg/drum.

Parfum:
Parfum untuk Pelembut Pakaian adalah jenis parfum yang khusus, tahan panas & wangi melekat. Jenis Parfum/Fragrance yang sering digunakan pada formula Pelembut Pakaian antara lain: Parfum Snappy, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakain/Softener warna Pink. Parfum Ocean Fresh, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakaian warna Biru. Parfum jenis yang lain : Blue Fresh/Molto Blue, Satin Fresh, & Glory. Pemilihan Jenis Parfum ini sangat menentukan keberhasilan penjualan karena, selain melembutkan, Harum dari pelembut Pakaian sangat menentukan keberhasilan penjualan Produk.

Fixative.
Fixative adalah bahan kimia yang berfungsi untuk melekatkan parfum ke serat kain.

Methanol/ alcohol, adalah pelarut parfum. Fungsinya agar Parfum larut dalam bahan softener.

Pewarna.
Pewarna yang digunakan untuk Pelmbut Pakaian adalah Pewarna Makanan. Fungsinya untuk memperindah tampilan Pelembut Pakianan sehingga Penampilannya Menarik.

CARA MEMBUAT SABUN CAIR


CARA MEMBUAT SABUN CAIR
Bahan- Bahan
:SLS ( SODIUM LINEAR SULFAT ) 250 GRAMTEXAPON 500 GRAM NaCl atau GARAM DAPUR 500 GRAMAQUADES ± 5 LITER PEWARNA DAN PEWANGI SECUKUPNYA
Alat :
BATANG PENGADUK 2 BUAHEMBER 2 BUAHGAYUNGBOTOL KEMASANCORONG
Cara Membuat :
SLS Dilarutkan dengan air ± 1,5 liter.Texapon + NaCl diaduk jadi satu dan ditambah air ± 2,5 liter.Larutan SLS dicampurkan dalam larutan ( Texapon + NaCl ), aduk sampai tercampur secara keseluruhan.Tambahkan air secukupnya ± 1 liter ( Jangan terlalu encer ).Pewarna dan pewangi dicampur setelah sabun siap dicampur semua.
NB
:Bahan-bahan dapat dibeli di toko kimia,Aquades bisa diganti dengan air matang atau( telah di masak) atau dengan air huja

Cara Membuat Parfum Laundry yang mudah dan murah

Parfum laundry atau sering disebut pewangi laundry semakin mudah didapat terutama didaerah jogjakarta yang terkenal sebagai pusat produsen parfum laundry di Indonesia, sebenarnya membuat parfum laundry amatlah mudah, kali ini formulator dari OrchiD BranD akan membagikan formulanya kepada pembaca.

Cara membuat parfum laundry adalah sangat sederhana tapi harus tetap memperhatikan beberapa hal, misalnya jumlah kadar maksimal air yang boleh dicampurkan kedalam parfum, karena jika melebihi ambang batas toleransi maka pakaian laundry bukannya menjadi wangi malah akan berbau apek.



Mudah-mudahan dengan membagi formula parfum laundry ini tidak akan membuat produsen maupun lembaga pelatihan chemical laundry di jogja gusar karena Saya beberkanformula/resep cara membuat parfum laundry disini, tapi mungkin malah justru jadi senang karena resep yang akan saya berikan ini merupakan resep yang mungkin ingin mereka ketahui selama ini yang tidak pernah diketahui dan dipublikasikan.

Ok… sekarang langsung saja kita mulai, Pertama siapkan bahan baku untuk membuat parfum laundry (untuk 10 liter larutan) :
Bibit parfum 100 – 300 mL
Methanol Murni kadar 100% (minimal 99,85%) ±9500 mL
Aquades (Demineralized Water) 300 – 500 mL, bisa diganti dengan air isi ulang / air RO / AQUA dll
Pewarna makanan secukupnya
Fixamax 50 – 250 mL (Jenis zat campuran yang hanya bisa diperoleh dari OrchiD BranD yang membuat aroma parfum menjadi lebih kuat dan tahan lama)

Yang kedua, campurkan Sebagian besar Methanol murni dengan Air murni (Aquades), kemudian masukkan Fixamax, aduk hingga benar-benar tercampur sempurna, masukkan bibit parfum, aduk lagi sampai rata, masukkan methanol murni kedalam larutan sampai volumenya mencapai 10 liter, terakhir masukkan pewarna makanan secukupnya, pewarna ini hanya berfungsi sebagai pembeda saja antara jenis aroma yang satu dengan yang yang lain, Jadi tidak ada korelasinya dengan kualitas pewangi laundry, untuk itu disarankan menggunakan sedikit saja karena jika terlalu banyak justru bisa membuat pakaian menjadi bernoda (noda warna).

Kenapa parfum laundry harus menggunakan air? padahal banyak produsen laundry yang mengaku kalau parfum laundry yang mereka produksi tidak menggunakan air bahkan mengklaim parfum laundry mereka tanpa air sama sekali sehingga bebas dari bau apek.

Kalau pembaca mengerti dengan reaksi kimia pada methanol tentu Anda akan membantah klaim produsen laundry yang mengatakan bahwa parfum laundry yang mereka produksi tanpa kandungan air sama sekali, mari kita perhatikan :

2 CH3OH + 3 O2 ? 2 CO2 + 4 H2O

dari reaksi kimia ini bisa dijelaskan bahwa methanol (rumus kimia=CH3OH) yang terpapar dengan udara dan bereaksi dengan oksigen (rumus kimia=O2) akan menghasilkan karbon dioksida (rumus kimia=CO2) dan air (rumus kimia= H2O), maka dari itu kadar methanol tidak ada yang benar-benar murni 100%.

Air berfungsi sebagai pelembab parfum dan memperlambat penguapan parfum laundry sehingga pakaian lebih lama menyerap aroma parfum, tapi pencampuran air yang berlebihan apalagi dengan menggunakan air biasa akan membuat pakaian menjadi apek dan berjamur, dengan menggunakan air murni dan ambang batas tertentu, maka parfum laundry yang diaplikasikan ke pakaian laundry tidak akan menyebabkan jamur dan bau apek.

Jamur dan bau apek yang timbul pada pakaian laundry sebenarnya tidak melulu disebabkan oleh adanya campuran air pada parfum laundry, buruknya kualitas bibit parfum, pemilihan fixative yang keliru, methanol dengan kualitas buruk juga memiliki kontribusi terhadap bau apek yang ditimbulkan, untuk itu pilihlah bahan baku yang benar-benar baik.

Baking Soda Sebagai Pemutih Pakaian



Ada sejumlah bahan dapur yang bisa membuat warna gelap pada pakaian tetap pekat. Bubuk deterjen yang disediakan di pasaran kini menawarkan solusi untuk membuat pakaian putih tetap putih cemerlang atau warna lain tetap seperti ketika pertama kali dibeli. Namun, kita juga bisa membuat sendiri bahan pemutih atau pencerah warna dari bahan-bahan yang bisa kita temukan di dapur. Agar pakaian putih tetap cemerlang Setelah lama dipakai dan dicuci, pakaian putih bisa berubah menjadi krem atau bahkan abu-abu. Kaus kaki putih tetap terlihat kotor, tak peduli berapa lama Anda merendamnya. Untuk mencegah perubahan warna ini, gunakan: 1. “Baking soda” Rendam pakaian Anda ke dalam 4 liter air yang sudah dicampur dengan secangkir baking soda. 2. Cuka Tambahkan secangkir cuka putih ke dalam air bilasan yang masih berputar di dalam mesin cuci. Agar pakaian gelap tetap gelap Pakaian berwarna gelap bisa pudar dan membuat pakaian jadi terlihat murahan. Namun, ada caranya untuk membuat warna gelap pada pakaian Anda tetap pekat. 3. Kopi atau teh Untuk pakaian berwarna hitam, tambahkan dua cangkir kopi atau teh yang baru diseduh ke dalam bilasan air. 4. Garam Untuk warna-warna gelap seperti biru navy atau plum, tambahkan secangkir garam meja ke dalam air bilasan. 5. Cuka dan garam Untuk mencegah jeans menjadi pudar, rendam jeans ke dalam air garam atau campuran setengah-setengah dari air dan cuka putih sebelum dicuci pertama kali. Balikkan dulu celana jeans sebelum Anda memasukkannya ke dalam mesin cuci dan atur suhunya tetap dingin.

SABUN MESIN CUCI


SABUN CAIR MESIN CUCI
(LIQUID DETERGENT)

BAHAN-BAHAN :

Sodium Chloride 50 Gram

Cottoclarine BT 140 Gram

TX – 100 20 cc

Carboxylic Acid 2 Gram

Trilon 1 Gram

Dewisil Liquid 1,1 cc

Enzym AR 10 Gram

Parfum secukupnya

Aquadest 1 Liter

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang Enzym AR = 10 gram

2. (1) + aquadest = 700 cc aduk sampai larut

3. Timbang Sodium Chloride = 30 gram

4. (3) + Cottoclarine BT = 140 gram, aduk sampai rata dan putih

5. (4) + (2) sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai rata dan larut

6. (5) + TX- 100 = 20 cc, aduk sampai rata

7. (6) + Dewisil Liquid = 1,1 cc, aduk sampai rata

8. Timbang Carboxylic Acid = 2 gram + aquadest = 50 cc, aduk sampai larut

9. (7) + (8) aduk sampai rata

10. Timbang Sodium Chloride = 20 gram

11. (10) + Trilon = 1 gram + aquadest = 250 cc, aduk sampai larut

12. (10) + (11) sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai rata

13. (12) + Parfum secukupnya, aduk sampai rata

KETERANGAN LIQUID DETERGENT


· Cottoclarine BT sebagai bahan utama, merupakan surfactant/ pembersih yang menghasilkan busa yang banyak dengan gelembung yang besar, sifatnya sulit larut dalam air

· Sodium chloride mempunyai 2 fungsi , yaitu :

o untuk membantu melarutkan Cottoclarine BT, agar mudah larut ke dalam air

o sebagai pengental

CARBOXYLIC ACID digunakan untuk menekan busa , agar busa yang ditimbulkan tidak terlalu banyak

Enzym AR adalah Enzym Anti Redeposisi , maksudnya kotoran yang sudah lepas dari pakaian tidak akan balik lagi


· TX – 100 adalah surfactant yang sifatnya rendah busa dan berguna untuk membersihkan kotoran, bersifat anti static agent sehingga pakaian tidak akan mudah kusut

· Dewisil liquid digunakan sebagai pengawet, pemakaiannya : Hasil jadi 1 liter diperlukan Dewisil liquid 1 cc

o Dalam resep ini hasil jadinya 1,1 liter sehingga diperlukan Dewisil liquid 1,1 cc

· Trilon digunakan untuk untuk mengikat logam – logam yang terdapat di air PAM / air mineral supaya tidak mengganggu proses penyabunan dan hasilnya bisa bening , juga untuk mencegah terjadinya perubahan warna

· Air yang digunakan sebaiknya aquadest / air suling . Bila digunakan air

PAM sebaiknya yang bening dan tidak berbau / air minum juga boleh , ta

pi harus ditambahkan Trilon.

Parfum, pemakaiannya antara 3- 4 cc, misalnya : parfum green fresh, dll.



PEMUTIH PAKAIAN

BAHAN-BAHAN :

Soda ash Light 100 Gram

Calcium Hypochlorit 100 Gram

Aquadest 1 Liter

CARA PEMBUATAN:

1. Timbang Soda ash Light = 100 gram

2. (1) + Aquadest = 1 liter, aduk sampai larut

3. (2) + Calcium Hypochlorit = 100 gram, aduk sampai rata

4. (3) masukkan ke dalam wadah tertutup, diamkan 1 malam

5. Ambil (4) bagian atasnya, cairan yang bening & berwarna kuning. Simpan dalam wadah yang tidak tembus sinar matahari

6. Endapan (4) + Aquadest = 500 ml, aduk sampai rata, diamkan 1 malam. Kemudian diambil lagi cairan bening dan berwarna kuning.

7. Cairan I dari (5) dan cairan II dari (6) dicampur dan diaduk sampai rata dan dipacking dalam wadah yang tidak tembus sinar matahari

KETERANGAN PEMUTIH PAKAIAN

Ø Soda Ash Light dan Calcium Hypochlorit reaksinya menghasilkan Sodium Hyphochlorit yang merupakan bahan baku dalam pembuatan Bayclin (pemutih pakaian).

Jika dalam kondisi encer membentuk Chlorine yang dapat menghilangkan mangkak juga merupakan disenfektan

Ø Bahan pemutih pakaian disini merupakan Chlorine konsentrat yang menimbulkan endapan putih yang harus ditambahkan air lagi maksimum setengah dari air yang tersedia (500 ml) diaduk, cairannya diambil dan dapat dipakai lagi.

Ø Larutan Pemutih pakaian harus dikemas dengan wadah yang tidak tembus sinar matahari karena konsentrasi Sodium Hypochlorit cepat menurun apabila kena sinar matahari.



PEWANGI PAKAIAN

BAHAN-BAHAN :



Metocell B 2 – 3 gram

Silsoft Pasta 100 – 300 gram

Dewisil Liquid 1 cc

Metanol 12 cc

Pearl Fix 4 cc

Air panas 350 cc

Air dingin 450 cc

Parfum secukupnya

Pewarna secukupnya

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang Metocell B = 2-3 gram.

2. (1) ditaburkan diatas air = 250 cc sambil dimixer sampai rata

3. Ambil air panas = 350 cc + pewarna secukupnya aduk sampai rata

4. (2) + (3) dimixer sampai rata

5. (4) + Silsoft pasta = 100 – 300 gram, aduk sampai rata

6. (5) + air = 200 cc, aduk sampai rata

7. (6) + Dewisil Liquid = 1 cc, aduk sampai rata

8. Ambil Parfum secukupnya + pearl fix = 4 cc + methanol = 12 cc, aduk sampai rata

9. (7) + (8) aduk sampai rata

NB : Bila ingin dibuat sebagai pelembut pakaian dapat dipakai silsoft

pastanya sampai 300 gram

PELEMBUT DAN PENGHARUM PAKAIAN
SOFTENER/MOLTO

BAHAN-BAHAN :
Supersoft K-306 300 gram

Methanol 9 – 15 cc (9cc)

Fixative 3 cc

Parfum secukupnya

Pewarna secukupnya

Air panas 300 cc

Air dingin 400 – 500 cc

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang Supersoft K-306 = 300 gram

2. Air panas = 300 cc + pewarna secukupnya aduk sampai rata

3. (1) + (2) sedikit demi sedikit aduk sampai larut

4. (3) + air dingin = 400 cc aduk sampai rata

5. Parfum + fixative = 3 cc + methanol = 9 cc, aduk sampai rata

6. (4) + (5) sedikit demi sedikit diaduk sampai rata




DETERGENT BUBUK

BAHAN-BAHAN :

STPP 150 gram

SLS-DG 100 gram

Cottoclarine BT 80 gram

LAS 20 gram

Soda Ash Light 300 gram

Sodium Chloride 100 gram

Sodium Bicarbonat 120 gram

Carfosel 10 gram

Biopalt Powder 35 gram

Sinophospate AR 10 gram

Sodium Sulfat 100 gram



 Tambahan:

Lipozyme 10 gram

Extra Bleach 10 gram

Bioenzyme 2 gram



CARA PEMBUATAN :

1. Timbang STPP = 150 gram.

2. (1) + Soda Ash Light = 150 gram, aduk sampai rata.

3. Timbang Cottoclarine BT = 80 gram + Biopalt Powder = 35 gram.

4. (2) + (3) aduk-aduk sampai rata dan mengembang.

5. (4) + LAS = 20 gram, aduk sampai rata.

6. (5) + SLS-DG = 100 gram, aduk sampai rata.

7. (6) + Soda Ash Light = 150 gram, aduk sampai rata.

8. (7) + Parfum secukupnya, aduk sampai rata

9. (8) + Carfosel = 10 gram, aduk sampai rata.

10. (9) + Sinophospate AR = 10 gram, aduk sampai rata.

11. (10) + Lypozime = 10 gram, aduk sampai rata.

12. (11) + Extra Bleach = 10 gram, aduk sampai rata.

13. (12) + Sodium Sulfat = 100 gram, aduk sampai rata.

14. (13) + Sodium Chloride = 100 gram, aduk sampai rata.

15. (14) + Sodium Bicarbonat = 120 gram, aduk sampai rata.

16. (15) + Bioenzym = 2 gram, aduk sampai rata



SABUN BUBUK D 1

BAHAN – BAHAN :

STPP 50 gram

Soda Ash needle 350 gram
Sodium bicarbonat 200 gram
LAS 50 gram

Cottoclarine BT 50 gram

SLS – DG 100 gram

Sodium sulfat 100 gram

Sodium chloride 100 gram

Enzym AR 10 gram

Carfosel / Biopalt powder 10 gram

Parfum Fressia 2 cc

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang STPP = 50 gram

2. Timbang Soda Ash Needle = 200 gram

3. (1) + (2) diaduk sampai rata

4. Timbang LAS = 50 gram

5. (3) + (4) aduk –aduk sampai rata

6. Timbang Cottoclarine = 50 gram + Carfosel = 10 gram

7. (5) + (6) aduk – aduk sampai rata dan mengembang

8. Timbang Sodium Bicarbonat = 200 gram

9. (7) + (8) aduk sampai rata

10. Timbang SLS – DG = 100 gram

11. (9) + (10) aduk sampai rata

12. Timbang Sodium chloride = 100 gram

13. (11) + (12) aduk sampai rata

14. Timbang Soda Ash Needle = 150 gram

15. (13) + (14) aduk sampai rata

16. Timbang Sodium sulfat = 100 gram

17. (15) + (16) aduk sampai rata

18. Timbang Enzym AR = 10 gram

19. (17) + (18) aduk sampai rata

20. (19) + Parfum aduk sampai rata


SABUN BUBUK D1 EKONOMIS

BAHAN-BAHAN :

STPP 50 gram

Soda Ash Light 200 gram

Soda Ash Dense 150 gram
LAS 20 gram

Cottoclarine BT 80 gram

Carfosel 10 gram

Sinophosphate AR 10 gram

Sodium Bicarbonat 200 gram

SLS – DG 100 gram

Sodium chloride 100 gram

Sodium sulfat 100 gram

Parfum Fressia/Total Fresh/ 2 cc

Citrolemon

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang STPP = 50 gram

2. (1) + Soda Ash Light = 200 gram

3. (2) + LAS = 20 gram, aduk sampai rata

4. (3) + Cottoclarine BT = 80 gram, aduk sampai rata dan mengembang

5. (4) + Carfosel = 10 gram, aduk sampai rata

6. (5) + Sinophosphate AR = 10 gram, aduk sampai rata

7. (6) + parfum freesia/total fresh/citrolemon = 2 cc, aduk sampai rata

8. (7) + Soda Ash Dense = 150 gram, aduk sampai rata

9. (8) + Sodium Bicarbonat = 200 gram, aduk sampai rata

10. (9) + SLS – DG = 100 gram, aduk sampai rata

11. (10) + Sodium chloride = 100 gram, aduk sampai rata

12. (11) + Sodium sulfat = 100 gram, aduk sampai rata



DETERGENT BUBUK ANTI NODA

BAHAN-BAHAN :



STPP 150 gram

Soda Ash Light 300 gram

SLS-DG 100 gram

Cottoclarine BT 15 gram

LAS 15 gram

Protease 70 gram

Sodium Chloride 50 gram

Sodium Bicarbonat 120 gram

Carfosel 10 gram

Biopalt Powder 70 gram

Sinophospate AR 20 gram

Sodium Sulfat 100 gram



 Tambahan:

Lipozyme 10 gram

Extra Bleach 10 gram

Bioenzyme 2 gram

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang STPP = 150 gram.

2. (1) + Soda Ash Light = 150 gram, aduk sampai rata.

3. Timbang Cottoclarine BT = 15 gram + Biopalt Powder = 70 gram.

4. (2) + (3) aduk-aduk sampai rata dan mengembang.

5. (4) + LAS = 15 gram, aduk sampai rata.

6. (5) + Protease = 70 gram, aduk sampai rata

7. (6) + SLS-DG = 100 gram, aduk sampai rata.

8. (7) + Soda Ash Light = 150 gram, aduk sampai rata.

9. (8) + Parfum secukupnya, aduk sampai rata

10. (9) + Sinophospate AR = 20 gram, aduk sampai rata.

11. (10) + Lypozime = 10 gram, aduk sampai rata.

12. (11) + Extra Bleach = 10 gram, aduk sampai rata.

13. (12) + Sodium Sulfat = 100 gram, aduk sampai rata.

14. (13) + Sodium Chloride = 50 gram, aduk sampai rata.

15. (14) + Sodium Bicarbonat = 120 gram, aduk sampai rata.

16. (15) + Bioenzym = 2 gram, aduk sampai rata



KETERANGAN DETERGENT BUBUK

STPP ( Sodium Tripoly Phosphate ) gunanya untuk meluruhkan noda

SLS – DG (Sodium Lauryl Sulfat – Deter Grade) gunanya untuk membersihkan kotoran dan menghasilkan busa

Cottoclarine BT bentuknya pasta lembab, maka digunakan sebagai pembasah agar semua bahan yang bentuknya serbuk lebih berbutir dan juga merupakan surfactant/pembersih yang menghasilkan busa dengan gelembung yang besar – besar

Texaphone cair bentuknya cairan, merupakan bahan pembentuk sabun golongan surfactant/pembersih yang menghasilkan busa dengan gelembung yang kecil-kecil. Dipakai untuk menggantikan cottoclarine BT karena harganya lebih murah.

LAS (Sodium Linier Alkylbenzene Sulfonat) merupakan garam dari ABS yang rantainya linier, berfungi menghasilkan busa besar-besar dan membersihkan kotoran-kotoran. Membuat sabun juga lebih tidak terlalu licin sehingga tidak perlu air banyak-banyak untuk membilasnya.

Soda Ash merupakan bahan pembersih utama yang ada di sabun, tetapi bila pemakaiannya terlalu banyak akan terasa panas di tangan. Ada bermacam – macam Soda Ash :

Soda Ash Dense bentuknya agak berbutir, tetapi berat sehingga jarang dipakai untuk sabun bubuk karena hasil jadinya akan kelihatan Cuma sedikit

Soda Ash Light bentuknya serbuk halus yang ringan , biasanya dipakai untuk sabun

bubuk supaya haasil akhir sabun bubuk kelihatan banyak

Soda Ash Needle bentuknya seperti jarum – jarum kecil , biasanya juga bisa dipakai

untuk sabun bubuk karena bentuknya bagus

Sodium chloride membantu Cottoclarine supaya mudah larut ke air sehingga cepat berfungsi

Sodium bicarbonat menghasilkan gelembung–gelembung yang membantu membersihkan kotoran di serat – serat kain

Biopalt powder adalah sejenis enzym yang dalam jumlah sedikit sudah berfungsi besar, selain membersihkan kotoran juga menimbulkan busa yang cukup banyak

Carfosel sejenis enzym yang disebut sebagai Biopalt super dan daya kerjanya 2 x Biopalt

Sinophosphate AR = Enzym anti redeposisi gunanya supaya kotoran tidak nempel lagi

Sodium sulphate sebagai surfactant anorganik , jadi membantu dalam membersihkan kotoran tetapi tidak berbusa

Parfum yang dipakai bisa Lemon 160, Floral, violetta, Total Fresh dan Fressia. Pemakaiannya 3 – 4 cc

Lypozime digunakan menghilangkan kotoran-kotoran terutama lemak dan minyak-minyak, pemakaiannya maksimal 10 gram/kg.

Extra Bleach merupakan pemutih yang biasanya dipakai pada kain, dapat mencerahkan warna mangkak dari kain, untuk pakaian berwarna pemakaian 10 gram/kg sabun .

Bioenzym merupakan butiran-butiran biru , dapat menyebabkan proses pencucian lebih bagus dan pakaian lebih higienis.

Protease dipakai untuk menghilangkan noda darah, saus, kecap, fanta,protein dan lain-lain.


SABUN BUBUK D1 EKONOMIS

BAHAN-BAHAN :

STPP 50 gram

Soda Ash Light 200 gram

Soda Ash Dense 150 gram
LAS 20 gram

Cottoclarine BT 80 gram

Carfosel 10 gram

Sinophosphate AR 10 gram

Sodium Bicarbonat 200 gram

SLS – DG 100 gram

Sodium chloride 100 gram

Sodium sulfat 100 gram

Sodium Diisosyanuric 10 gram

Parfum Fressia/Total Fresh/ 2 cc

Citrolemon

CARA PEMBUATAN :

1. Timbang STPP = 50 gram

2. (1) + Soda Ash Light = 200 gram

3. (2) + LAS = 20 gram, aduk sampai rata

4. (3) + Cottoclarine BT = 80 gram, aduk sampai rata dan mengembang

5. (4) + Carfosel = 10 gram, aduk sampai rata

6. (5) + Sinophosphate AR = 10 gram, aduk sampai rata

7. (6) + Sodium Diisosyanuric = 10 gram, aduk sampai rata

8. (7) + parfum freesia/total fresh/citrolemon = 2 cc, aduk sampai rata

9. (8) + Soda Ash Dense = 150 gram, aduk sampai rata

10. (9) + Sodium Bicarbonat = 200 gram, aduk sampai rata

11. (10) + SLS – DG = 100 gram, aduk sampai rata

12. (11) + Sodium chloride = 100 gram, aduk sampai rata

13. (12) + Sodium sulfat = 100 gram, aduk sampai rata




DETERGENT BUBUK UNTUK MESIN CUCI

Bahan-bahan :

STPP 100 gram

Soda Ash Light 500 gram

TX- 100 90 cc

Sinophosphat AR 30 gram

Biopalt Powder 40 gram

Sodium Bicarbonat 170 gram

Sodium Sulfat 100 gram

Cara Pembuatan :

1. Timbang STPP = 100 gram.

2. Timbang Soda Ash Light = 200 gram.

3. (1) + (2) aduk-aduk sampai rata.

4. Ukur TX-100 = 90 cc.

5. (3) + (4) aduk-aduk sampai rata dan mengembang.

6. Timbang Soda Ash Light = 200 gram.

7. (5) +(6) aduk-aduk sampai rata.

8. Timbang Sinophosphat AR = 30 gram.

9. (7) + (8) aduk-aduk sampai rata.

10. Timbang Biopalt Powder = 40 gram

11. (9) + (10) aduk-aduk sampai rata...

12. Timbang Soda Ash Light = 100 gram

13. (11) + (12) aduk-aduk sampai rata.

14. Timbang Sodium Bicarbonat = 170 gram.

15. (13) + (14) aduk-aduk sampai rata

16. Timbang Sodium Sulfat = 100 gram.

17. (15) + (16) aduk-aduk sampai rata.

18. (17)+ parfum aduk sampai rata.



KETERANGAN SABUN BUBUK SUPERMATIC

Soda Ash merupakan bahan utama dalam sabun , berfungsi untuk membersihkan kotoran.

STPP ( Sodium Tripoly Phosphat ) digunakan untuk meluruhkan noda.

Biopalt powder adalah sejenis enzym yang dalam jumlah sedikit sudah berfungsi

besar, selain membersihkan kotoran juga menimbulkan busa yang cukup banyak.·

Sinophosphate AR adalah Enzym Anti Redeposisi , maksudnya kotoran yang sudah lepas dari pakaian tidak akan balik lagi.

TX – 100 adalah surfactant yang sifatnya rendah busa dan berguna untuk membersihkan kotoran, bersifat anti static agent sehingga pakaian tidak akan mudah kusut

Sodium bicarbonat menghasilkan gelembung–gelembung yang membantu

membersihkan kotoran di serat – serat kain

Sodium sulfat merupakan surfactant anorganic yang berfungsi untuk membersihkan kotoran , tetapi tidak berbusa

Parfum yang dipakai bisa Lemon 160, Floral, violetta, Total Fresh, Butterfly dan

Fressia. Pemakaiannya minimal 3 – 4 cc

Lypozime bisa ditambahkan berfungsi untuk menghilangkan kotoran-kotoran terutama

lemak dan minyak-minyak, pemakaiannya maksimal 10 gram/kg.

Extra Bleach merupakan pemutih yang biasanya dipakai pada kain, dapat mencerahkan

warna mangkak dari kain, untuk pakaian berwarna pemakaian 10 gram/kg sabun .

Bioenzym merupakan butiran-butiran biru , dapat menyebabkan proses pencucian lebih

bagus dan pakaian lebih higienis. Pemakaian 2 gram/kg

· Apabila mau sabunnya lebih bagus lagi dapat ditambahkan juga Protease untuk

menghilangkan noda darah, saus, kecap, fanta,protein dan lain-lain. Minimal pemakaian 50 gram/kg . Bila ditambahkan protease karena bentuknya cairan maka sebaiknya jumlah pemakaian TX 100 dikurangi agar hasil sabunnya tidak terlalu basah.

Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian - Formula Softener

Pelembut & Pewangi Pakaian - Formula dan Resep Cara Membuat Pelembut Pakaian.
Teknik Produksi

Bahan:
Supersoft 200-300gr
Parfum Snappy/ Ocean Fresh 6-12cc
Fixative 6cc
Methanol + Pewarna secukupnya
Aquadest / Air Hangat 700 – 800cc

Cara Membuat:

1. Tuang Supersoft dalam wadah plastik

2. Tambahkan Air Hangat sedikit demi sedikit, campur hingga rata

3. Pada Wadah yang lain campukan Parfum, Fixative, Methanol & Pewarna

4. (2) + (3) Aduk Rata

5. Siap Dikemas

Untuk produksi dalam Jumlah besar bisa memakai Mixer Low Speed

Bahan Aktif pelembut Pakain:

Supersoft adalah bahan baku utama untuk pembuatan softener pakaian atau pelembut pakaian. Bentuknya pasta putih kental.Larut dalam air hangat. Pada pembuatan Softener sejenis molto, Supersoft tinggal dilarutkan didalam air hangat dan diberi Parfum Khusus untuk softener.

Ionic Type: Cationic

Dosis Pemakaian 20-30%.

Tersedia dalam kemasan eceran/kg. Kemasan 50kg/drum & Kemasan 120kg/drum.

Parfum:
Parfum untuk Pelembut Pakaian adalah jenis parfum yang khusus, tahan panas & wangi melekat. Jenis Parfum/Fragrance yang sering digunakan pada formula Pelembut Pakaian antara lain: Parfum Snappy, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakain/Softener warna Pink. Parfum Ocean Fresh, biasanya digunakan untuk Pelembut Pakaian warna Biru. Parfum jenis yang lain : Blue Fresh/Molto Blue, Satin Fresh, & Glory. Pemilihan Jenis Parfum ini sangat menentukan keberhasilan penjualan karena, selain melembutkan, Harum dari pelembut Pakaian sangat menentukan keberhasilan penjualan Produk.

Fixative.
Fixative adalah bahan kimia yang berfungsi untuk melekatkan parfum ke serat kain.

Methanol/ alcohol, adalah pelarut parfum. Fungsinya agar Parfum larut dalam bahan softener.

Pewarna.
Pewarna yang digunakan untuk Pelmbut Pakaian adalah Pewarna Makanan. Fungsinya untuk memperindah tampilan Pelembut Pakianan sehingga Penampilannya Menarik

Pelicin Setrikaan

Pakaian kusut ( lungset ), sulit di seterika ? No problem ! Gak perlu kuwatir kan ada Pelicin Setrikaan. Bagi yang sudah biasa menyeterika sendiri. Kadangkala menemukan setrikaan yang sulit licin karena jenis kainnya. Sampai-sampai yang namanya setrika harus ditekan keras-keras, tapi tetap saja setrikaan kurang bisa licin. Akibatnya timbul rasa jengkel, maunya mau marah saja. Ujung-ujungnya….. Capek deh…ah.

Kalau kita telusuri lebih jauh lagi, pelicin setrikaan ini juga berfungsi sebagai berikut :

1. Mempercepat pekerjaan kita, bila yang akan di seterika itu banyak sekali. Mengapa ya ? Karena dengan sekali gerakan setrika ( tidak perlu bolak-balik ), maka setrikaan akan cepat/langsung licin dan cepat selesai.

2. Bisa menghemat tagihan listrik bulanan. mengapa begitu ? Karena waktu yang kita gunakan untuk menyeterika tidak perlu lama sehingga dapat menghemat waktu. Perlu diingat yang namanya setrika umumnya Watt-nya besar, kalau kita menyeterika kelamaan akibatnya tagihan listrik bulanan akan membengkak.

Berdasarkan perhitungan di atas, pelicin setrikaan ini sangat dibutuhkan untuk keperluan kita sehari-hari pada umumnya dan cocok untuk Laundry pada khususnya. Apalagi sekarang ini banyak sekali Laundry bermunculan di sekitar kita, khususnya di daerah perkotaan

Komposisi bahan pembuatan Pelicin Setrikaan :

1. Magnasoft

2. Carboxylic acid 0,8 gr

3. Syisil liquid 2,3 cc

4. Parfum secukupnya

5. Methanol 24 cc

6. Aquadest

Peralatan yang digunakan : wadah, takaran dan pengaduk kayu

Prosedur pembuatannya :

1. Magnasoft + Aquadest aduk rata

2. ( 1 ) + Carboxylic acid aduk rata

3. ( 2 ) + Syisil liquid aduk rata

4. Parfum + methanol aduk rata

5. ( 3 ) + ( 4 ) aduk sampai rata

6. Siap di kemas

Cara Membuat Deterjen Cair Untuk Laundry


Setelah tulisan sebelumnya membahas tentang cara membuat deterjen cair (rinso), maka kali ini saya posting bahan untuk memperkaya pemahaman tentang cara membuat deterjen dari sumber dan materi yang lain. Beda bahan bukan jangan membuat anda bingung, tetapi jadikan ini untuk memperkaya wawasan tentang sabun deterjen bagi teman2 yang ingin mendalami bidang yang satu ini. Khusus buat pengusaha laundry (binatu), membuat deterjen yang ekonomis tetapi bermutu tinggi adalah idaman. Jadi selamat mencoba..

Deterjen adalah jenis sabun digunakan untuk membersihkan peralatan rumah tangga. Sabun deterjen yang efektif untuk membersihkan peralatan yang terbuat dari logam seperti sendok, garpu dan wajan. Deterjen bisa dalam bentuk bubuk (deterjen bubuk). Bila dilarutkan, deterjen bubuk bisa menjadi deterjen cair.

Kuantitas bahan dalam rumus berikut ini cukup untuk menghasilkan satu kilo deterjen cair. Ini adalah salah satu resep pilihan untuk membuat deterjen. Semua bahan-bahan ini tersedia di toko-toko menjual bahan kimia .

Bahan-bahan:

Qty (gram) %
SLES 80-130 8-13
CDEA 50 5
STPP 30 3
Garam atau natrium klorida (NaCl) 5-10 0.5-1
wangi lemon 5-8 0,5-0,8
air 772-830 77,2-83
Jumlah 1000 gram 100%

Difficulty: Medium.
Cara Membuat Deterjen Cair.


Things You Need:
Sendok teh.
Gelas Silinder
Stainless steel
wadah dan mixer listrik.
Pengaduk kayu
Mangkuk atau ember kecil.

Prosedur
Ambil silinder yang bisa menampung 80-130g SLES. Ukur juga 772-830g air .
Masukkan SLES dalam gelas dan tambahkan sedikit air. Aduk SLES dengan baik sampai tercampur sempurna..
Tambahkan CDEA 50g ke SLES. Aduk dengan pengaduk .
Lanjutkan mengaduk campuran sampai menjadi krim. Tambahkan air perlahan-lahan untuk mencegah campuran dari berbusa sambil diaduk .
Sementara itu, larutkan 30g STPP dalam jumlah kecil air. Aduk rata dan sisihkan.
Jika campuran CDEA-SLES sudah kental, masukkan ke ember kecil atau wadah stainless steel. Tambahkan jumlah sedikit air sambil diaduk terus menerus .
Pindahkan campuran ke mixer. Ketika campuran sudah berbusa, tambahkan STPP terlarut perlahan-lahan sambil terus diaduk. .
Larutkan garam dalam jumlah kecil air. Tambahkan ke campuran utama dan perlahan disatukan semuanya. .
Selanjutnya, tambahkan 5-8ml pewangi lemon sebagai pewangi .
Lanjutkan pencampuran sampai campuran mengental. Pisahkan. .
Setelah mengental, tuangkan campuran ke dalam wadah bersih dan sisihkan selama sekitar 2 jam .
Bila tidak ada busa lagi, tuangkan deterjen cair ke dalam botol yang bersih .
deterjen cair dapat digunakan setelah 24 jam.Deterjen cair untuk LAUNDRY

Sabun cuci cair bisa digunakan untuk mencuci seperti pada umumnya dan bisa digunakan untuk deterjen di mesin cuci. Itulah mengapa disebut sabun cuci.

Dalam campuran ini, jumlah bahan yang akan digunakan adalah makanan untuk 2 liter sabun cuci cair. Bahan-bahan:


Qty (ml) %
Minyak kelapa 1000 50
Cairan ley 560 28
EDTA 5 0,25
air 428-432 21,4-21,6
CDEA 1-2 0,5-0,1
Lemon minyak esensial 2-5 0,1-0,25
Jumlah 2000 ml 100%
Peralatan:
Timbangan
Ember
Baskom atau ember besar
Stainless steel wadah dan mixer listrik
Kompor
Termometer
Pengaduk
botol plastik (untuk wadah sabun cuci cair)

Prosedur:

A. Membuat Cairan Lye - Proporsi satu solusi berkonsentrasi ley liter:. 45% atau kalium kaustik 450ml dan 55% atau air 550ml
Timbang kalium kaustik 450ml akurat dan larutkan dalam air 550ml ini. Aduk dalam ember. Ini adalah solusi ley .
Tempatkan ember dengan larutan alkali pada ember besar berisi air panas sehingga cairan ley menjadi sedikit hangat. Biarkan dingin .

B. Membuat Sabun:
Campurkan satu liter minyak kelapa dan solusi alkali 560ml dalam wadah stainless steel dari mixer listrik .
Ketika campuran sudah sedikit dicampur, transfer kontainer steel untuk kompor. Lanjutkan pencampuran sementara campuran direbus atau sampai suhu mencapai 180 ° F. Matikan kompor untuk mempertahankan 180 °F .
Sementara itu, campuran EDTA dengan sedikit air dalam wadah terpisah. Kemudian menambahkan ini ke campuran di atas kompor . Perlahan-lahan tambahkan
428 untuk 432ml air mendidih ke dalam campuran sambil diaduk terus menerus .
Lanjutkan mengaduk campuran selama satu jam sampai menjadi jelas .
Biarkan 10-15 menit lalu menambahkan CDEA. Bahan CDEA membuat sabun menghasilkan busa lebih banyak.
Tambahkan 2-5ml aroma lemon sabun cair. Aduk rata .
Ketika semua bahan sudah dicampur, matikan kompor dan mixer listrik. Hapus wadah stainless steel dari kompor dan biarkan sabun cuci cair dingin sendiri..
Ketika sudah dingin, tuangkan sabun ke dalam botol plastik. Sebelum menggunakan sabun, sisihkan untuk beberapa waktu untuk membiarkan soda kaustik kehilangan efeknya. Sabun cuci cair sekarang siap untuk digunakan

Membuat Deterjen Cair

Cara Membuat Deterjen Cair

Sabun pertama yang diproduksi pada zaman kuno melalui berbagai metode, paling sering dengan lemak mendidih dan abu. Para arkeolog menggali situs di Babel kuno telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa sabun tersebut digunakan sejauh 2800 SM Pada abad kedua Masehi, bangsa Romawi membuat sabun secara teratur, yang mereka mungkin sudah mulai menghasilkan bahkan lebih awal.

Di Eropa, penggunaan sabun menurun selama Abad Pertengahan. Namun, pada abad kelima belas, penggunaan dan pembuatan telah kembali, dan sabun minyak zaitun berbasis diproduksi di Castile, Spanyol, sedang dijual di banyak bagian dunia yang dikenal. Castile sabun, yang masih tersedia saat ini, tetap mempertahankan reputasinya sebagai produk berkualitas tinggi.

Selama periode kolonial dan abad kedelapan belas, orang Amerika membuat sabun sendiri di rumah, di mana sebagian terus menghasilkan sampai pembuatan sabun bergeser jauh dari rumah individu menjadi suatu industri selama 1930-an. Deterjen pertama, atau sabun buatan, diproduksi di Jerman selama Perang Dunia I. Pada tahun 1946, deterjen dibangun pertama kali muncul, yang terdiri dari surfaktan (permukaan-bertindak agen atau sabun) dan pembangun (bahan kimia yang meningkatkan kinerja surfaktan serta rendering proses pencucian lebih efektif dengan cara lain). Mendorong bersama dengan kemakmuran ekonomi dan pengembangan mesin cuci relatif murah setelah Perang Dunia II, penjualan deterjen melonjak; dengan 1953, mereka telah melampaui penjualan sabun di Amerika Serikat.
Bahan Baku

Meskipun orang sering sebut deterjen sebagai “sabun,” itu sebenarnya merupakan kombinasi sintetis yang berfungsi seperti sabun, dengan perbaikan besar tertentu. Sabun membersihkan karena setiap molekul sabun terdiri dari rantai hidrokarbon dan gugus karboksilat (asam lemak) yang melakukan dua fungsi penting. Akhir karboksilat dari molekul sabun adalah hidrofilik, yang berarti bahwa ia tertarik pada air, sedangkan ujung hidrokarbon dari molekul bersifat hidrofobik (ditolak oleh air) dan menarik untuk minyak dan lemak dalam kotoran. Sementara ujung hidrofobik molekul sabun menempel pada kotoran, akhir hidrofilik menempel pada air. Kotoran yang menempel pada akhir karboksilat molekul secara kimia diseret dari pakaian dibersihkan dan ke dalam air cuci. Benar mengagitasi dan membilas pakaian furthers proses pembersihan.

Kesulitan utama dengan menggunakan sabun untuk cuci bersih muncul bila digunakan dalam air-air keras yang kaya akan mineral alam seperti kalsium, magnesium, besi, dan mangan. Ketika bahan kimia ini bereaksi dengan sabun, mereka membentuk dadih tidak larut disebut endapan. Sulit untuk berkumur, endapan meninggalkan deposito terlihat pada pakaian dan membuat kain terasa kaku. Bahkan air yang tidak terlalu keras pada akhirnya akan menghasilkan presipitat selama periode waktu.

Sedangkan hidrokarbon digunakan dalam sabun umumnya berasal dari tanaman atau hewan, yang digunakan dalam deterjen dapat diturunkan dari minyak mentah. Menambahkan asam sulfat ke hidrokarbon diproses menghasilkan molekul mirip dengan asam lemak dalam sabun. Penambahan alkali pada campuran tersebut membuat molekul surfaktan
Dalam metode blender untuk membuat bubuk deterjen, bahan-surfaktan, kontraktor, agen antiredeposition, dan parfum-hanya dicampur bersama dalam mixer, dirilis ke ban berjalan, dan dikemas sesuai. Metode ini disukai oleh perusahaan kecil.



yang tidak akan ikatan dengan mineral dalam air keras, sehingga menghindari akumulasi endapan.

Selain surfaktan, deterjen modern yang mengandung bahan lainnya. Di antara yang paling signifikan adalah pembangun, bahan kimia yang melayani beberapa tujuan. Yang paling penting, mereka meningkatkan efisiensi surfaktan. Mereka juga menyerap mineral dalam air keras, yang berarti bahwa mereka menahan mereka dalam larutan, mencegah mereka dari mempercepat keluar. Selanjutnya, pembangun dapat emulsi minyak dan lemak menjadi gelembung-gelembung kecil yang dapat dibersihkan. Beberapa, seperti natrium silikat, menghambat korosi dan membantu memastikan bahwa deterjen tidak akan merusak mesin cuci. Masih pembangun lainnya memberikan kontribusi pada keseimbangan kimia dari air cuci, pastikan bahwa conduces untuk mencuci efektif.

Deterjen modern memiliki beberapa bahan lain termasuk agen antiredeposition, bahan kimia yang membantu mencegah tanah dari menetap kembali pada pakaian dicuci. Agen pemutih fluorescent juga umum. Dengan mengkonversi sinar ultraviolet yang tak terlihat menjadi terlihat warna biru terang, ini membantu untuk mempertahankan kecerahan atau putih. Oksigen pemutih seperti perborate natrium meningkatkan detergensi campuran, terutama dalam produk rendah fosfat-fosfat atau tidak, serta membantu untuk menghapus beberapa jenis noda. Alat bantu pengolahan seperti natrium sulfat juga digunakan untuk mencegah penggumpalan dan untuk membakukan kepadatan produk.

Enzim dan parfum juga ditemukan dalam deterjen komersial. Enzim (sejenis protein) memecah beberapa noda untuk membuat mereka lebih mudah untuk menghapus dan merupakan unsur penting dalam berbagai pra-merendam produk yang digunakan untuk mengobati pakaian yang sangat kotor sebelum pencucian. Parfum atau wewangian menutupi bau kotoran dan setiap bau kimia dari deterjen itu sendiri. Busa agen kontrol juga memiliki peran dalam deterjen-terlalu banyak busa dapat menyebabkan masalah mekanis dengan mesin cuci.
Manufaktur
Proses

Meskipun ada tiga cara untuk pembuatan deterjen kering, hanya dua yang umum digunakan saat ini. Dalam proses blender disukai oleh perusahaan kecil, bahan dicampur dalam tong besar sebelum dikemas. Mesin yang digunakan sangat besar: blender umum menyatakan £ 4.000 (1.816 kilogram) bahan campuran, tetapi blender dapat menampung beban mulai dari 500 sampai 10.000 pound (227 untuk 4.540 kilogram). Dengan standar industri, ini adalah batch kecil yang proses blender ideal. Sementara penyelesaian beberapa mungkin terjadi, deterjen yang dihasilkan berkualitas tinggi dan dapat bersaing dengan deterjen yang dibuat oleh proses lainnya. Metode yang umum digunakan kedua produksi disebut proses aglomerasi. Tidak seperti proses blender, adalah terus menerus, yang membuat pilihan produsen deterjen yang sangat besar. Proses aglomerasi dapat menghasilkan antara 15.000 dan 50.000 pound (6.800 dan 22.700 kilogram) dari deterjen per jam. Dalam metode ketiga, bahan kering dicampur dalam air sebelum dikeringkan dengan udara panas. Meskipun produk yang dihasilkan berkualitas tinggi, biaya bahan bakar dan masalah teknik terkait dengan ventilasi, pemanasan kembali, dan menggunakan kembali udara telah menyebabkan metode ini sedang digantikan oleh aglomerasi.
Blender proses

* 1 Pertama, bahan dimuat ke salah satu dari dua mesin: blender jatuh atau blender pita. Blender jatuh, berbentuk seperti sebuah kotak persegi panjang, dihidupkan dan terguncang dari luar oleh mesin, pada saat blender pita adalah silinder dilengkapi dengan pisau untuk mengikis dan campuran bahan. Setelah bahan-bahan di dalam blender telah dicampur, sebuah pintu di bagian bawah mangkuk dibuka. Dengan blender ini masih gelisah bahan, campuran diperbolehkan untuk berjalan keluar ke ban berjalan atau perangkat penyaluran lainnya. Sabuk kemudian bergerak deterjen ke daerah lain dari pabrik tempat yang dapat dijatuhkan dalam kotak atau karton untuk pengiriman ke pedagang grosir atau distributor.

Proses aglomerasi

* 2 Dalam metode ini, bahan-bahan kering untuk deterjen yang pertama dimasukkan ke dalam mesin besar yang dikenal sebagai agglomerator Shuggi (Shuggi adalah produsen). Di dalam agglomerator, tajam, pisau berputar mencampur bahan untuk konsistensi yang baik, proses menyerupai makanan yang bertekstur dalam food processor.
* 3 Setelah bahan-bahan kering telah dicampur, bahan cair yang disemprotkan pada campuran kering melalui nosel dipasang ke dinding agglomerator itu. Pencampuran berlanjut, menyebabkan reaksi (panas yang memproduksi) eksotermik terjadi. Campuran yang dihasilkan adalah cairan panas kental mirip dengan gelatin yang belum mengeras.
* 4 Selanjutnya, cairan tersebut dibiarkan mengalir keluar dari agglomerator tersebut. Saat meninggalkan mesin, ia mengumpulkan pada sabuk pengeringan mana panas sendiri, paparan udara, dan blower udara panas membuat itu gembur-mudah untuk menghancurkan atau runtuh. Deterjen yang baru dibuat ini kemudian ditumbuk dan didorong melalui ukuran layar yang memastikan bahwa tidak ada benjolan besar produk tidak dicampur pergi ke pasar. Hasil dari proses ini adalah deterjen kering terdiri dari butiran deterjen campuran.

Metode bubur

* 5 Dalam proses ini, bahan tersebut dilarutkan dalam air untuk membuat bubur. Dengan pompa, bubur ditiup melalui nozel di dalam bagian atas wadah berbentuk kerucut seperti panas, udara kering bersamaan dipaksa ke bagian bawah kerucut. Sebagai mengering bubur, “manik” jatuh deterjen kering untuk bagian bawah kerucut, di mana mereka dapat dikumpulkan untuk kemasan.

Deterjen

* 6 Jika deterjen adalah menjadi cair daripada bubuk, itu hanya dicampur kembali-setelah semua bahan dicampur-dengan larutan yang terdiri dari air dan berbagai bahan kimia yang dikenal sebagai pelarut. Para pelarut membantu air dan deterjen campuran bersama-sama lebih lengkap dan merata.

Quality Control

Produsen terus-menerus memantau kualitas deterjen mereka, dan mereka menggunakan metode pengujian yang sama untuk menilai efektivitas produk baru. Dalam satu metode, cahaya bersinar ke sepotong kain yang sudah kotor dan kemudian dicuci dengan deterjen uji. Itu
Untuk membuat deterjen cair, bubuk kering hanya dicampur kembali dengan larutan yang terdiri dari air dan bahan kimia yang dikenal sebagai “pelarut”. Bahan kimia ini membantu air dan deterjen campuran bersama-sama lebih merata.



jumlah cahaya yang dipantulkan, dibandingkan dengan jumlah yang dicerminkan oleh sampel dari kain asli, adalah ukuran kebersihan. Tingkat refleksi dari 98 persen dianggap cukup baik dan menunjukkan bahwa deterjen telah dibersihkan dengan benar.

Metode lain melibatkan pembakaran laboratorium dari sejumlah kecil bahan yang telah kotor dan kemudian dicuci. Berat abu, ditambah berat gas dari hasil pembakaran, mengungkapkan berapa banyak kotoran tetap di kain setelah pencucian. Sebuah hasil yang jauh lebih tinggi dari sampel tes yang bersih menunjukkan bahwa sejumlah besar kotoran dipertahankan dalam sampel dicuci. Tentu, tujuannya adalah untuk datang sedekat mungkin dengan berat sampel kontrol sebersih mungkin.
Produk sampingan

Dalam beberapa tahun terakhir, industri deterjen telah dihadapkan pada dua tantangan lingkungan, yang keduanya telah tampaknya telah ditangani dengan sukses. Pencinta lingkungan khawatir bahwa pembangun fosfat ditambahkan dalam jumlah besar senyawa fosfor untuk saluran air bangsa. Bertindak sebagai pupuk, fosfor dapat memacu pertumbuhan ganggang, dan tanaman ini tidak wajar besar ganggang signifikan habis jumlah oksigen terlarut dalam air. Penurunan oksigen bebas dirugikan kehidupan laut lainnya, sehingga mengancam akan mengganggu pola ekologi normal.

Masalah ini, dan tekanan lingkungan dan undang-undang itu diminta pada akhir tahun 1960, dipimpin produsen untuk mengembangkan pembangun efektif yang tidak mengandung fosfat. Hari ini, deterjen dijual di banyak negara yang bebas fosfat. Meskipun penyesuaian ini tidak memerlukan perubahan dalam proses manufaktur, hal itu memerlukan upaya penelitian yang mengambil beberapa bulan untuk merancang alternatif yang memuaskan.

Masalah lingkungan sebelumnya adalah bahwa busa deterjen berlebih muncul di saluran air bangsa. Pada awal 1950-an, ketika rumah menggunakan mesin cuci dan deterjen laundry tumbuh pada tingkat ledakan, ada beberapa contoh dalam jumlah besar busa muncul di sungai dan sungai, meskipun deterjen mungkin tidak satu-satunya penyebab dari berbusa. Selama periode lima tahun, 1951-1956, ditemukan bahwa surfaktan umum, ABS (alkil benzena sulfonat), bahan deterjen yang memberikan kontribusi terhadap berbusa, bertanggung jawab. Struktur kompleks molekul ABS ini tidak terurai dengan cepat cukup untuk menjaga dari berbusa setelah air cuci habis. Penggantian terbukti tidak segera tersedia. Mulai tahun 1956, namun, produsen digantikan ABS dengan LAS (linier Alkylate sulfonat), yang biodegrades cepat, dan sejak saat itu, LAS telah menjadi agen berbusa utama dalam deterjen.